-->
pasang

Pejabat Imigrasi bantah telah lepaskan tka tiongkok pekerja PLTU Tenayan Raya


Gemariau.com, Pekanbaru - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Riau bantah telah lepaskan puluhan tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang diamankan dari proyek pembangunan PLTU Tenayan Raya, Pekanbaru. Hal ini dikatakan Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Riau, Sutrisno kepada Media di Pekanbaru, pada Minggu (22/1/2017)

"Tidak benar itu. Seluruh paspor masih kita tahan. Tidak ada yang dilepas," katanya.

Sutrisno mengatakan, bahwa hingga Jumat kemarin (20/1), Imigrasi Pekanbaru telah mendata sebanyak 109 TKA. 21 diantaranya memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) sementara 88 lainnya hanya mengantongi visa kunjungan saja.

Dia mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus melanjutkan proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) satu persatu.

Akan tetapi, ia mengatakan bahwa kantor Imigrasi Pekanbaru memiliki keterbatasan tempat. Selain itu, ia juga mengatakan di kantor imigrasi Pekanbaru terdapat seratusan imigran pencari Suaka asal Timur Tengah juga.

"Maka untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, WNA Tiongkok untuk sementara ditempatkan di barak PLTU Tenayan (Raya) dengan jaminan sponsor. Paspor kami tahan dan secara bertahap kami periksa satu persatu," jelasnya.

Pada saat Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Riau pada Selasa (17/1) kemarin menggerebek lokasi proyek pembangunan PLTU Tenayan Raya. Saat itu, terdata 98 TKA asal Tiongkok ditemukan di lokasi proyek tersebut. Karena diduga ilegal, mereka selanjutnya berkoordinasi ke imigrasi Pekanbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Data jumlah yang diperiksa sempat membingungkan pada keesokan harinya. Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan Riau yang sebelumnya menyatakan berhasil menemukan 98 TKA Tiongkok, Imigrasi Pekanbaru menyatakan hanya 35 TKA yang di periksa.

Belakangan, PLN Wilayah Riau-Kepri menyatakan bahwa 34 dari 35 TKA Tiongkok itu telah dilepaskan Imigrasi Pekanbaru.

Meski kemudian hal itu dibantah oleh Sutrisno. Saat dikonfirmasi ulang Antara, dia menegaskan pemeriksaan masih terus berlanjut.

"Silahkan saja mereka berpendapat. Tapi yang jelas paspornya masih sama kami dan kami tetap lakukan pemeriksaan," ujarnya. (ar/grc)

0 Response to "Pejabat Imigrasi bantah telah lepaskan tka tiongkok pekerja PLTU Tenayan Raya"

Posting Komentar