"Mana ada ganti rugi kerusakan alat elektronik masyarakat dari PLN. Karena kejadian itu alam," ungkap Welman selaku sepesor tenik Distribusi PLN Rayon Bagan Batu Kepada gemariau.com, Kamis ( 24/11/2016 ) kemarin ketika ditemui di ruang kerjanya.
Menurut Welman, kecuali saat itu orang berkerja dan kemudian ia selesai bekerja di hidupkan kembali lampu, itu baru pekerja nya yang salah.
"Kejadian itu kabelnya putus dan terbakar. Jadi bukannya pas waktu orangnya bekerja barusan terjadi gangguan gitu bukan," elaknya.
Ia mengatakan lagi, kalau kabel listrik putus dan situlah kejadian banyak lampu dan alat elektronik warga pada rusak. Artinya kabel itu putus yang buat kerusakan alat elektronik masyarakat dan bukan pas di hidupkan kembali.
"Ganguan itu memang ada, tapi setelah masyarakat kasi tahu ke pihak pln. Nah, kemudian di perbaiki, setelah di perbaiki baru ketahuan ada lampu yang kena, kalau tidak kami mana tau," kata dia dengan berbagai cara alasan.
Menurutnya, ada yang bisa di ganti kerusakan tersebut, seperti orang lagi bekerja dan kemudian selesai bekerja dan dihupkan kembali lampu dan terjadi gangguan terjadilah ada laporan kebakaran segala macam.
" Ini baru tanggung jawab orang bekerja. Yang terjadi itu gangguan sudah terjadi," katanya.
Ketika di tanyakan apakah tidak ada ganti rugi oleh pihak PLN kerusakan yang dialami masyarakat, ia menegaskan itu memang tidak ada.
"Karena kejadian itu alam dan bukan di sengaja. Kalau di sengaja baru di pertangung jawabkan," ujarnya.
Ketika ditanyakan seperti apa kejadian ia menoleh tidak mengatahui seperti apa kejadi tersebut.
" Karena saya tanya anggota kejadian udah sore dah malam. Jadi kronologis kejadian
tidak begitu tahu," katanya.
Selanjutnya di tanyakan bagian pekerja lapangan waktu perbaikan ganguan ia dimana mengatakan orangnya lagi OF kerja.
"Ia lagi OF ngak bisa di jumpa," katanya.
Sementara itu, masyarakat Pirdam Jalur II Kepenghuluan Bagan Manunggal, Kecamatan Bagan Sinembah panik saat kejadian lampu tiba-tiba nyala dan tak lama itu pada berputusan akibat terbakar. Tak hanya itu, banyak alat elektronik lainya, seperti AC, meteran PLN, mijikom, TV dan lainnya sebagainya ikut rusak terbakar.
Atas kejadian ini, masyarakat akan mendatangi kantor PLN Rayon Bagan Batu untuk di minta pertangungjawaban agar menganti kerusakan tersebut.
"Hari ini (Jumat ( 25/11/2016-red) akan mendatangi kantor PLN Rayon Bagan Batu. Kami ingin pertanggungjawaban mereka," kata Wiwit kepada gemariau.com, Jumat ( 25/11/2016 ).
Ia menjelaskan, untuk data jumlah warga yang kena kerusakan alat elektronik dan lampu sudah ada pada dirinya.
" jumlah warga yang mengalami kerusakan udah kita catat semua. Kami minta pln ganti rugi kerusakan tersebut. Karena pihak perbaikan jaringan tidak ada memberi himbauwan ke masyarakat akan ada perbaikan, " ujarnya.(Zul)

0 Response to "Ini Tanggapan PLN rayon Bagan batu, Terkait Masyarakat Minta Rugi Kerusakan Alat elektronik ke Pihak nya"
Posting Komentar