
Gemariau.com - Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) meminta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok melakukan tes kesehatan rohani untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta 2017. Emosi Ahok yang sering meledak-ledak dan tak terkendali menjadi alasan utama.
Menurut Ketua ACTA, Krist Ibnu, berdasarkan Pasal 7 huruf f UU Pilkada, seorang calon gubernur haruslah memenuhi syarat yakni, mampu secara jasmani dan rohani berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan menyeluruh dari tim dokter.
Ahok juga dinilai kurang dapat mengendalikan psikologis emosinya saat berhadapan dengan rakyat. Sedikitnya, ada tiga momen Ahok kerap meledak-ledak dan seperti tidak dapat mengendalikan diri.
Pertama, ketika Ahok memarahi lima guru honorer yang memprotes atas ketidaklulusan mereka pada Februari 2015. Bahkan salah seorang guru tersebut menangis hingga pingsan karena kaget dengan respons Ahok yang marah besar.
Kedua, saat Ahok memaki Ibu Yusri yang mengadu persoalan Kartu Jakarta Pintar (KJP). Ahok tidak hanya berbicara keras dan emosional, bahkan dia bicara kasar dengan menyebut Yusri sebagai maling.
Ini seolah membuktikan bahwa Ahok tidak memiliki empati atas kondisi rakyat kecil yang minim pengetahuan dan miskin secara ekonomi.
Selanjutnya, Ahok pernah memarahi wartawan yang mewawancarainya di Balai Kota. Saat itu Ahok marah karena merasa disudutkan. Bahkan Ahok melarang wartawan tersebut untuk masuk ke Balai Kota. Ini bukti bahwa sikap Ahok tidak menghargai tugas wartawan.
"Memarahi wartawan ketika diberi pertanyaan yang dirasa menyudutkan. Seharusnya jika tidak berkenan dengan pertanyaan tersebut Ahok cukup menolak menjawabnya saja," ujar Krist Ibnu di Jakarta Pusat, Rabu, 3 Agustus 2016.
Terkait hal tersebut, ACTA akan melakukan pemantauan terhadap proses pemeriksaan kesehatan rohani Ahok yang dilakukan tim dokter yang ditunjuk oleh KPU DKI.
ACTA juga akan mengajak kerjasama Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia (PDSKJI) dalam menilai kesehatan rohani Ahok.
"Kami akan melakukan koordinasi dengan tim ahli kami untuk memastikan apakah metode yang digunakan tim dokter KPU sudah tepat atau belum. Selain itu, kami juga akan memastikan hasil pemeriksaan kesehatan rohani diumumkan apa adanya, tidak ditutupi atau direkayasa," tuturnya.(al)

0 Response to "Tiga Alasan Ahok Harus Dites Kesehatan Rohaninya"
Posting Komentar