-->
pasang

Ini 4 kesepakatan hasil Rakornas Kementerian Pariwisata di Bali



Gemariau.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Pendidikan pariwisata se-Indonesia menyepakati empat hal guna memajukan sektor pariwisata di tanah air. Kesepakatan ini merupakan hasil dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diselenggarakan Kemenpar dan Himpunan Lembaga Pendidikan Tinggi Pariwisata Indonesia (Hildiktipari) di Hotel Golden Tulip Bay View Ungasan, Bali.

Kesepakatan pertama yakni Perguruan Tinggi se-Indonesia bersedia menindaklanjuti penerapan kurikulum berbasis kompetensi, pendirian lembaga sertifikasi profesi, dan sertifikasi terhadap semua lulusan minimal berstandar ASEAN.

"Kedua, Perguruan Tinggi sepakat berpartisipasi aktif memgembangkan sektor pariwisata melalui pelaksanaan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengembangan 10 destinasi wisata prioritas," kata Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan (Deputi BPKK) Ahman Sya di Bali, Kamis (4/8). dilasir merdeka

Kesepakatan ketiga yakni Perguruan Tinggi bersedia melatih dan mendidik kader-kader pariwisata melalui Program Goes to Campus. Kesepakatan terakhir yakni Perguruan Tinggi Pendidikan Pariwisata bersedia melakukan program terobosan untuk percepatan pencapaian 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara.

Seperti diketahui, Kemenpar telah menetapkan 10 destinasi wisata menjadi program prioritas yang akan dijadikan tempat wisata unggulan untuk mendatangkan target 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019. Kementerian Pariwisata berkomitmen akan menyulap 10 destinasi wisata tersebut menjadi 'Bali Baru'.

Sepuluh destinasi yang merupakan wisata prioritas diantaranya Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo-Tengger-Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai.***(grc)

0 Response to "Ini 4 kesepakatan hasil Rakornas Kementerian Pariwisata di Bali"

Posting Komentar