
Gemariau.com - Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menemukan adanya barang bawaan terlarang dari seorang calon haji bernama Abdullah Ahmad Salam, asal Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada Selasa, 9 Agustus 2016. Barang yang disita itu jamu kejantanan pria.
Temuan itu diketahui petugas saat rombongan calon haji kelompok terbang (kloter) dua dan tiga asal Pamekasan tiba di Asrama Haji Surabaya di Sukolilo sekira pukul 15.00 WIB. Tas atau koper jemaah pun diperiksa di gedung Hall Mina. Nah, saat itulah X-Ray memindai barang mencurigakan di lima koper milik jemaah.
Salah satunya ialah koper milik Abdullah Ahmad Salam, warga Candi Burung, Kecamatan Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Setelah kopernya dibuka, petugas menemukan koper berwarna biru itu penuh dengan jamu bermerk Wan Tong sebanyak 18 kotak.
Petugas PPIH Embarkasi Surabaya, Sutarno mengakui ada beberapa jenis jamu ditemukan di koper milik Abdullah Ahmad Salam. "Ada jamu kuat pria dan sari rapet," katanya kepada wartawan di Asrama Haji Surabaya, Selasa sore, 9 Agustus 2016. "Semuanya disita dan dikembalikan ke daerah. Nanti bisa diambil pemiliknya setelah pulang haji," imbuhnya.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Pamekasan, Afandi, menjelaskan, berdasarkan pengakuan pemilik koper, belasan kotak jamu kuat bersenggama itu titipan saudaranya pasangan suami-istri yang bekerja dan bermukim di Arab Saudi.
Selain jamu, ada juga tiga calon haji yang diketahui membawa rokok di kopernya, masing-masing koper empat slop rokok. "Ketentuannya jemaah hanya boleh membawa paling banyak dua slop, jadi lebihnya mungkin titipan juga. Disita juga oleh petugas," ujar Afandi ditemui VIVA.co.id.
"Sosialisasi sebetulnya sudah kami berikan terkait barang bawaan. Tapi mungkin karena desakan saudaranya yang bermukim di Arab, sehingga nekat membawa barang larangan itu," kata Afandi.(al)

0 Response to "Calon Haji Asal Madura Nekat Bawa Jamu Kuat Lelaki"
Posting Komentar