![]() |
| arsyad bebas. |
"Dia pernah diamankan oleh Bareskrim Polri atas tuduhan pornografi dan penghinaan atas tindakannya mengunggah gambar hasil rekayasa yang menunjukkan Presiden Joko Widodo," kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho, Selasa (12/7/2016).
Setelah penuh kritik dan pro kontra akhirnya Arsyad saat itu dibebaskan. Kini, dalam kasus teranyar, Arsyad menculik anak di bawah umur dan dibawa ke Puncak, Bogor. Tersangka diduga hendak mencabuli korbannya.
Beruntung korban bisa diselamatkan oleh warga dan petugas keamanan setempat. "Saat ini pelaku sudah kami amankan dan masih kami telusuri lebih dalam," tandasnya.
Sebelumnya, MA menculik F dengan iming-iming akan diberi jajan. Setelah F tergoda, pelaku kemudian membawanya ke kawasan Puncak. "Diberi jajannya di minimarket di Puncak, Bogor," kata Kapolresta Depok Kombes Pol Harry Kurniawan. seperti dilansir merdeka.
Setelah itu, korban dibawa ke sebuah kamar villa yang disewa pelaku. Sampai di sana, korban menangis tanpa henti dan membuat petugas keamanan curiga. Kemudian petugas melaporkan ke polisi. "Akhirnya oleh keamanan dan warga di gerebek dan diserahkan ke Polsek Cisarua," tandasnya.**(gr)


0 Response to "Tukang tusuk sate penghina Jokowi, sekap bocah 10 tahun di Puncak"
Posting Komentar