Gemariau.com - Sinyal memindahkan kampus IPDN dari Rohil tampaknya semakin jelas. Rencana pembangunan kampus IPDN di Rohil sejak awal memang selalu tarik ulur tentang penetapan lokasinya.
Namun seiring waktu dan berbagai pertimbangan, Rohil dipercaya sebagai kolasi bagi 50 mahasiwa untuk menimba ilmu di kampus yang melahirkan camat-camat tersebut.
Enam tahun berjalan, pihak Rektorat kampus yang berpusat di Jatinangor tersebut menarik kembali kampus di Riau tersebut, yang isunya memang sudah berhembus sejak akhir 2015 lalu. Jarak dianggap sebagai keluhan dari dosen, sesuai keterangan Rektor IPDN Prof Ermaya beberapa waktu lalu.
Mendagri RI Tjahyo Kumolo pun berkunjung ke kampus IPDN di Rohil pada Sabtu (23/7) denganmenggunakan helikopter untuk merespon keinginan rektorat dalam memindahkan kampus IPDN tersebut. Sinyal bahwa pemerintah pusat bakal memindahkan kampus Rohil santer beredar.
Asisten I Setdaprov Riau H Ahmad Syah Harrofie yang turut mendampingi Mendagri bersama Gubri H Arsyadjuliandi Rachman dan Wakil Rektor IPDN Erliana Hasan dalam kunjungan kemarin mengakui ada sinyal dari pidato yang disampaikan Mendagri untuk memindahkan kampus IPDN tersebut.
Mendagri dalam kesempatan tersebut juga turut memberikan pengarahan kepada perangkat Pemkab Rohil seperti Bupati Rohil Suyatno, Wabup, DPRD, Camat, Lurah, dan Kepala SKPD.
"Kita tetap menunggu hasil keputusan resmi dari Mendagri," lanjutnya.
Ditambahkan Ahmad Syah, Bupati Rohil sebenarnya atas nama masyarakat menginginkan agar kampus IPDN tidak dipindahkan, karena ada aset Rohil senilai 10 miliar dan aset tanah seluas 60 hektar. (RH)

0 Response to "Sinyal Pemindahan Kampus IPDN Semakin Kuat, Bupati Rohil Harap Tidak Terjadi"
Posting Komentar