-->
pasang

Aksi Palak dan Pungli Premanisme di Obyek Wisata Candi Muara Takus Resahkan Pengunjung

Obyek Wisata Candi Muara Takus
GEMARIAU.COM, Kampar - Pengunjung sejarah kerajaan Sriwijaya atau terkenal dengan Candi Muaratakus di Kecamatan XIII Koto Kampar merasa diresahkan oleh praktek premanisme. Pasalnya diobjek wisata tersebut adanya oknum pemuda setempat yang melakukan pungutan liar terhadap muda mudi yang bertamasa ke situ.

Hal itu terbukti ketika media ini datang memantau keramaian lokasi objek wisata Candi Muaratakus itu, pada Sabtu(8/7/2016) kemarin, ketika duduk di bawah pohon rimbun pinggir jalan area candi.

Dua orang pemuda yang tak dikenal, datang meminta uang keamanan ke pengunjung sebanyak 5 ribu.

"Bang uang keamanan dan kebersihan muda mudi lima ribu bang, itu sudah wajib bagi pengunjung yang muda mudi," ungkap oknum tersebut.

Hal yang serupa juga dirasakan oleh Wahyu (19) dan Alan (19). Pengunjung yang berasal dari Kecamatan Kuok dan Bangkinang ini ternyata juga sudah menjadi korban dari pemerasan ulah oknmu yang tak bertanggung jawab itu.

"Ia bang, tadi kami juga diminta oleh oknum itu Rp 10 ribu perkepala, alasannya untuk dana kebersihan dan keamanan muda mudi," akuinya.

Akibat perbuatan oknum tersebut membuat pengunjung merasa diresahkan banyaknya pungutan menjelang masuk ke candi Muaratakus tersebut.

"Kalau seperti ini cukuplah kami sekali aja kesini, terlalu banyak pungutannya, kalau tidak dikasih mereka mengeluarkan nada keras, kami pun jadi takut dari pada bikin keributan lebih baik kami kasih aja, tapi perbuatan mereka tidak asik," ungkapnya. Seperti dilansir dari suarakampar.***

0 Response to "Aksi Palak dan Pungli Premanisme di Obyek Wisata Candi Muara Takus Resahkan Pengunjung"

Posting Komentar