
GEMARIAU.COM, PELALAWAN - Anggota kerja Kontraktor yang merupakan mitra kerja PT Riau Andalan Pulp and Papers (RAPP), terjadi bentrok berdarah dengan pengamanan (Security) PT RAPP pada 25 Juli 2016 kemarin, hal ini terjadi terkait arogansi peraturan baru dari security yang dibuat untuk mengamankan barang bekas dan kabel di lokasi kerja. Namun pihak keamanan atau Security ini tidak mensosialisasikan sebelumnya, maksud dan tujuan dari peraturan yang dibuat dan diduga sepihak oleh para anggota kontraktor tersebut.
Baku hantam yang terjadi kemarin setelah pihak karyawan kontraktor dan keamanan atau sukurity saling lempar melempar batu. Akibat dari bentrok tersebut diketahui dua anggota sekuriti mengalami luka-luka dibagian kepala dan sempat dilarikan ke salah satu rumah sakit di Pangkalan Kerinci.
Kejadian ini menurut salah satu sumber dari karyawaan kontraktor yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, bahwa bermula dengan di buatnya paraturan baru oleh security tersebut dengan melarang seluruh karyawan kontraktor membawa tas memasuki arae tempat kerja dengan alasan untuk menghindari banyaknya besi dan kabel tembaga yang sudah tidak terpakai lagi hilang.
Dengan alasan ini, maka peraturan itu dibuat, tanpa sosialisasi terlebih dahulu. Dan menurut para anggota kerja hal ini sangat tidak masuk akal.
Padahal hilangnya kabel-kebel bekas tersebut terjadi diduga ada oknum tertentu yang bermain, dan berkarjasama dengan pihak keamanan.
“Ya kalau, asal membuat peraturan seperti itu sangat memberatkan, karna isi tas itu hanyalah kertas dan bontot makanan siang, ya sempat peraturan tersebut sudah berjalan dua hari. siapa yang membawa tas, tas tersebut harus dititipkan yang sudah disediakan pihak sekuriti. Hasilnya apa pas begitu jam pulang karyawaan mau ambil tas, bontot didalam berserakan, ada juga tasnya hilang, tetapi sukuriti tidak bertangungjawab.” Ungkapnya, pada Selasa (26/7/2017).(gr)

0 Response to "Akibat Kabel bekas Sering Hilang, Anggota Kerja Kontraktor Adu Jotos dengan Security"
Posting Komentar