
Gemariau.com - Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, angkat bicara sikapi persoalan dugaan kasus perselingkuhan seorang oknum kepala UPTD Pendidikan dengan guru honorer. Kabar yang saat ini ramai diperbincangkan tersebut dianggap mencoreng dunia pendidikan di Purwakarta.
Dalam laman Facebook pribadinya, orang nomor satu di Purwakarta tersebut menulis pernyataan akan memindahtugaskan oknum Kepala UPTD yang bersangkutan demi menjaga objektivitas penyelidikan penegakan hukum. Bahkan, jika terbukti melakukan pelanggaran asusila, pihaknya akan menjatuhkan sanksi tegas berupa pemecatan.
"Jika terbukti melakukan tindakan sebagaimana yang dituduhkan, pejabat tersebut dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku, mulai dari teguran hingga sanksi pemecatan. Dalam rangka menjaga objektivitas penyelidikan, pejabat yang bersangkutan kami pindah tugaskan mulai hari ini," tulisnya, Kamis 19 Mei 2016.
Saat ini, tulis dia, Badan Kehormatan Pegawai sedang melakukan investigasi untuk menggali kebenaran kabar yang saat ini ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadi berita utama di media massa lokal serta media online tersebut.
"Saat kejadian dan saat isu ini beredar, saya sedang ada di Bali mengikuti Musnaslub Partai Golkar," kata Dedi.
Sekadar diketahui, pada Sabtu 14 Mei 2016, seorang Kepala UPTD Pendidikan di Purwakarta berinisial RS digerebek istrinya dengan warga sekitar di rumahnya di Perumahan Marsela, Jalan Baru, Purwakarta. Saat itu RS (42) kepergok memadu kasih dengan seorang wanita berinisial NK (24) yang ternyata adalah guru honorer salah satu sekolah dasar di Kecamatan Purwakarta Kota.
RS membantah dirinya berselingkuh. Bagikan, dirinya tidak merasa digerebek karena di dalam rumah itu tak hanya ada dirinya dan NK, tapi banyak teman anaknya yang datang untuk mengadakan les privat bahasa Inggris.
Apalagi, RS mengatakan, Santi itu statusnya bukan istrinya lagi, melainkan sudah menjadi mantan dan tidak berhak mengadili apa yang dilakukan dirinya sekarang. Dia mengaku kedatangan polisi ini justru atas undangan dari dirinya karena khawatir terjadi keributan yang lebih parah.

0 Response to "Jika Benar Terbukti Selingkuh, Kepala UPTD Pendidikan Purwakarta Terancam Dipecat"
Posting Komentar