
Gemariau.com - Aksi teror yang terjadi di Jakarta, Kamis, 14 Januari 2016, mengundang simpati banyak negara. Sejumlah negara terus menyampaikan duka cita dan dukungan pada pemerintah Indonesia.
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikail Galuzin, menyampaikan kecamannya atas tragedi serangan yang menimpa Jakarta pagi hari kemarin.
"Kami dengan keras mengecam aksi teror yang terjadi di Jakarta pada tanggal 14 Januari 2016. Kami turut berduka bagi seluruh keluarga korban tewas dan berharap pemulihan secepatnya bagi korban luka," kata Galuzin seperti dalam keterangan pers yang diterima Jumat, 15 Januari 2016.
Galuzin menyampaikan, Rusia mendukung upaya Pemerintah Indonesia untuk melawan ancaman teroris yang merupakan 'iblis' bagi kedua negara. "Kami percaya dalang dan pelaku akan ditemukan dan dihukum," kata Galuzin.
Kamis, 14 Januari 2016, serangkaian ledakan mengguncang di Jalan Thamrin, depan pusat perbelanjaan Sarinah. Tujuh orang dikabarkan tewas, sementara korban luka mencapai 31 orang. Satu korban tewas adalah WN Kanada, sementara empat warga asing yang menjadi korban luka adalah warga Austria, Jerman, Aljazair, dan Belanda.
"Kami dengan keras mengecam aksi teror yang terjadi di Jakarta pada tanggal 14 Januari 2016. Kami turut berduka bagi seluruh keluarga korban tewas dan berharap pemulihan secepatnya bagi korban luka," kata Galuzin seperti dalam keterangan pers yang diterima Jumat, 15 Januari 2016.
Galuzin menyampaikan, Rusia mendukung upaya Pemerintah Indonesia untuk melawan ancaman teroris yang merupakan 'iblis' bagi kedua negara. "Kami percaya dalang dan pelaku akan ditemukan dan dihukum," kata Galuzin.
Kamis, 14 Januari 2016, serangkaian ledakan mengguncang di Jalan Thamrin, depan pusat perbelanjaan Sarinah. Tujuh orang dikabarkan tewas, sementara korban luka mencapai 31 orang. Satu korban tewas adalah WN Kanada, sementara empat warga asing yang menjadi korban luka adalah warga Austria, Jerman, Aljazair, dan Belanda.
Hanya dalam hitungan jam, polisi Indonesia berhasil mengatasi situasi.

0 Response to "Rusia mendukung upaya Pemerintah Indonesia untuk melawan ancaman teroris"
Posting Komentar