GEMARIAU.COM, SELATPANJANG - Akselerasi dan penetrasi pembangunan yang telah dijalankan selama ini ternyata membuahkan hasil. Hasil tersebut berupa penilaian dari Direktorat Penataan Daerah, Otsus dan DPOD Kementerian Dalam Negeri bahwa Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi kabupaten pemekaran terbaik ke-2 se-Indonesia tahun 2014. Dalam evaluasi itu, dari 32 kabupaten/kota hasil pemekaran tahun 2008 sampai dengan 2009, Kepulauan Meranti mendapatkan poin 80,4 di mana hanya terpaut 0,01 poin dengan Kota Tanggerang Selatan di tempat pertama yang meraih poin 80,5.
Ini menjadi bukti bahwa, menjalankan roda pembangunan yang berorientasi pada inklusifitas atau berkeadilan untuk semua bidang memberikan dampak yang besar bagi pengelolaan manajemen tata kelola pemerintahan yang baik dan benar yang tak lain untuk kesejahteraan masyarakat.
“Namun demikian, kita tidak boleh larut dalam eforia keberhasilan pembangunan. Masih banyak pekerjaan dan target yang harus dicapai. Dengan pelaksanaan konsistensi pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti, kita harus selalu mengacu pada prinsip-prinsip yang menekankan keseimbangan antara pertumbuhan (growth), pemerataan(developing) dan keberlanjutan (sustainabilty) dengan pendekatannya merujuk pada sasaran pembangunan nasional yaitu memacu pertumbuhan (pro growth), pengetasan kemiskinan (pro poor), membuka lapanagan kerja (pro job) dan keberpihakan kepada lingkungan dan keberlanjutannya (pro environtment),” ajak Bupati kepulauan Meranti Drs H Irwan Nasir MSi.
Hasil tersebut menjadi kado terbaik diterima Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang sebentar lagi akan mengakhiri pemerintahan defenitif pertamanya. Bahkan dalam paripurna istimewa DPRD Kepulauan Meranti pada 19 Desember 2014 lalu dihadiri Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Prof Djohermansyah Djohan yang langsung memberikan penghargaan kepada Pemkab Meranti sebagai terbaik kedua sebagai daerah pemekaran di Indonesia.
“Kepulauan Meranti ini sangat berhasil sebagai daerah pemekaran. Kepulauan Meranti nantinya bisa menjadi daerah percontohan bagi seluruh kabupaten/kota yang ada di Indonesia,” ungkap Djohermansyah saat turun ke Meranti beberapa waktu lalu.
Kenapa Kepulauan Meranti lebih spesial dari daerah pemekaran lainnya, bahkan dari Kota Tangerang Selatan yang dinobatkan menjadi yang terbaik, Dirjent Otda menilai secara letak geografisnya Kepulauan Meranti yang terdiri dari pulau-pulau itu perlu diakui sangat sulit untuk menjalankan pemerintahan dan melakukan pembangunan. Namun Pemkab Meranti mampu melaksanakannya dengan baik, bahkan terus menunjukkan grafik yang terus menanjak tajam.
Menurutnya keberhasilan itu bisa terwujud atas kerja keras Bupati dan jajarannya serta pihak DPRD. Dia juga berpesan agar berbagai upaya atas pembangunan yang dilakukan oleh Pemkab Meranti dapat terus dilanjutkan dan diteruskan. Sehingga nantinya kesejahteraan masyarakat dapat tercipta.
“Catatan kemajuan di Meranti sangat signifikan. Apa yang dilakukan pemerintah harus dilanjutkan apalagi dengan tantangan yang besar ke depannya. Kami sangat konsen daerah baru. Kita harapkan Meranti bisa bertambah baik dan maju di kemudian hari,” terang Dirjen Otda Kemendagri tersebut yang juga tidak lupa memberikan apresiasi kepada para pejuang Kepulauan Meranti yang telah memperjuangkan pemekaran Kepulauan Meranti sebagai kabupaten baru.(GRC/ARS)


0 Response to "Tata Kelola Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat"
Posting Komentar