
Gemariau.com - Salah satu anak buah kapal warga negara Indonesia yang disandera kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina berhasil melarikan diri. Dia adalah Muhammad Sofyan, ABK dari kapal tunda TB Charles milik PT Rusianto Bersaudara yang ditawan sejak 23 Juni lalu.
Merujuk arsip BBC, sandera yang sukses melarikan diri berkat perjuangan sendiri barulah warga asli Filipina. Dengan demikian Sofyan menjadi warga asing pertama yang berhasil kabur dengan selamat atas perjuangan sendiri.
Salah satu upaya kabur paling mendebarkan seperti Sofyan dialami tiga WN Filipina pada 11 Oktober 2001. Bertram Benasing saat itu berusia 21 tahun bersama adiknya yang masih remaja, serta Michael Abellion (20), memanfaatkan kelengahan para penculik. Karena sudah ditahan lebih dari setengah tahun, mereka mulai meraih sedikit kepercayaan oleh anggota Abu Sayyaf.
Bertram dan dua orang lainnya memanfaatkan celah saat diperintahkan mencari air bersih dan memetik pisang. Ketiganya kabur dengan cara berjalan satu hari satu malam menuju pantai, lalu berenang mencari pertolongan.
Gringo Villaruz dan Rod Allain Pagaling, dua-duanya penjaga pantai Filipina, juga pernah ditawan berbulan-bulan oleh Abu Sayyaf di Sulu. Mereka kabur pada pertengahan Agustus 2015 ketika militan terlalu fokus menghadapi serangan militer Filipina tengah malam.
Gracia Burnham, warga Amerika Serikat yang selamat dari Abu Sayyaf pada 2001, bebas berkat operasi militer Filipina. Itupun dengan pengorbanan besar karena sang suami, Martin, tewas tertembak di tengah kekacauan.
Lorenzo Vinciguerra, tawanan Abu Sayyaf lainnya dari Swiss, berhasil kabur pada Desember 2014 usai disandera dua tahun. Vinciguerra memperoleh momentum berkat adanya serangan markas Abu Sayyaf oleh helikopter tempur Filipina.(al)
Sumber:merdeka.com

0 Response to "Cerita paling menegangkan sandera kabur dari tawanan teroris"
Posting Komentar